(Kalau kamu ingin dengar)
Kalau ada satu lagu yang bisa merangkum seluruh tahun 2015 buatku, mungkin jawabannya tidak ada. Maksudnya, tidak satu. Mungkin enam, atau delapan, atau sepuluh. Atau coba dihitung dulu agar bisa dibagi oleh 365 hari.
Tapi mungkin lagu ini salah satu dari enam atau sepuluh lagu itu :
Badai tuan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra
Tiap pagi menjelang kau disampingku
Ku aman ada bersamamu
Selamanya
sampai kita tua
sampai jadi debu
ku di liang yang satu
ku di sebelahmu
Badai tuan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra
Tiap pagi menjelang kau disampingku
Ku aman ada bersamamu
Kemudian, terlepas dari apapun yang mengganggu, aku punya banyak rencana di tahun 2016. Membuat rencana memang menyenangkan ya? Berangan memupuk harapan-harapan lama. Seperti bunga, berharap mereka bersemi tahun depan, meski aku paham, harus ada yang mati di antaranya. Selamat tahun 2016 (yang telat satu bulan), semoga kita dapat melewati badai-badai itu.
No comments:
Post a Comment